Solomon’s Prejury (2016-2017)

Jadi, berawal dari kepuasan gue terhadap k-drama JTBC sebelumnya yaitu, Age of Youth dan My Wife Having An Affair This Week, gue mutusin untuk nonton Solomon’s Perjury.

Di 2 episode pertama, gue tahu gue bakalan suka dengan drama ini dan betul-betul dibuat penasaran dengan alur ceritanya dan dengan original versionnya yang adalah movie japan itu. Dan di sinilah gue terjebak lalu melakukan kebodoan yang sebaiknya kalian hindari.

Gue terlanjut tahu ending versi jepangnya gimana gara-gara nonton movienya dan baca komen spoiler. Dan endingnya itu di luar expectation gue walaupun gue berharap akan ada perbedaan karena ini bakalan jadi 12 episode sedangkan di jepang cuma dalam 2 movie yang berdurasi kurang lebih 2 jam. Cukup kecewa sih awalnya tapi ya gue tetap nonton walaupun bukan prioritas gue. Jadi, walaupun 1% gue masih berharap akan berbeda endingnya yang ternyata TIDAK!! Namun bodohnya gue tetap nangis di ending episode 12 yang kurang asem, hati gue ga bisa handle segala perasaan ini. eaaaaaa

Oke, apaan dah ini. hufft… wait tapi jangan closetab dulu. Yuk lanjut scroll bacanya..

Tapi ada yang beda dari versi original japan dan versi korea yang panjang ini. Dan gue termasuk yang prefer versi korea ini. Bukan karena gue emang fans kdrama banget.

Bukan.

Gue suka kok movie/serial japan.

Cuma yang menjadikan Solomon’s Perjury versi korea ini lebih unggul adalah detail dalam menampilkan karakter dari masing-masing tokohnya. Mungkin karena 12 episode dengan durasi masing-masing episode sekitar 1 jam jadi lebih banyak waktu untuk explore karakternya sehingga gue lebih paham dilema masing-masing karakter dan lebih simpati daripada versi jepang yang cuma 2 movie berdurasi 2jam-an. Selain itu, ditambah bumbu romance yang walaupun ga gitu kerasa di sini haha. Kalau ga salah, di movie japannya si karakter Ko Seo Yeon (Kim Hyun So) dan Han Ji-Hoon (Jang Dong Yoon) yang ada romancenya, tapi di koreanya malah Ko Seo Yeon dan Bae Joon-Young (Seo Ji Hoon). Mungkin untuk memperpanjang cerita kali ya? hmm

Solomon’s Perjury seakan-akan merangkum semua konflik yang pernah diangkat di k-drama bertemakan sekolahan kecuali romance yang kurang, yaitu seperti bully (yang sering diangkat di berbagai judul k-drama terutama School series-School 2013 dan 2015) dan korupsi sekolahan (Angry Mom). Ya itu seingatku haha.. Hal-hal ini menjadikan Solomon’s Perjury itu paket lengkap buat pembelajaran moral lah terutama pelajaran hidup. Banyak banget dah! Kalau disebutin panjang banget… mulai dari dilema siswa SMA sampai keburukan orang dewasa.

Namun yang bisa gue rangkum sih yaitu soal pelajaran kehidupan apa alasan kita hidup itu tergantung masing-masing individu, memang ada kalanya kita merasa pointless/useless namun apapun yang terjadi kita harus tetap dapat menjalaninya dan tidak boleh menyerah, karena itulah hidup. Selain itu, hal terpenting adalah jujur kepada diri sendiri dan orang lain agar bisa saling mengerti dan saling merangkul.

Soal endingnya, ya memang tidak ada yang bisa disalahkan karena itu adalah pilihan dia. Karena di saat itu, dia betul-betul merasa tidak ada alasan untuk hidup lagi dan tidak berani untuk menghadapi masa depan. Terlalu nyaman dengan zona amannya mungkin. Dan ia memilih jalan itu. Ya, Solomon’s Perjury itu berat banget dan masing-masing punya pemahaman tersendiri tentang serial ini.

Gue mesti berterimakasih banget sama Solomon’s Perjury karena telah mempertemukan gue dengan another boy crush gue dan actor yang bakalan gue antisipasi banget projectnya yaitu:

  1. Jang Dong Yoon: c3dvwekxaaatuovlowkey kek Kyungsoo dan Kim Soo Hyun, acting mantap bener. Gue terpesona, Acting nangisnya mantap bener!
  2. Seo Ji Hoon: c3fvio4uoaaga4zpunya potensilah. Masih baru jadi masih perlu distalk. Yup for science!
  3. Seo Young Joo:c1fko3hviaqmitz gila nih child actor dah besar aja. Tampang bad boy ini perlu dikasih lead cast bad boy yang luluh sama good girl. Yang agak tsundere gitu lah, di luar galak tapi di dalam lembut!
  4. Woo Ki Hoon:c2nm9xgusaakwzy pingin deh jadiin dia second lead dulu haha
  5. Park Gyu Young:c2m0eatvqaawg66 emang ga seberapa sih dia di sini, tapi dia punya potensi banget! Looking forward lah. Terlebih lagi dia di JYP Actor, berarti bisa lah dapat project bagusan dikit.

Setelah gue perhatiin dan dari pengalaman selama ini nonton K-drama yang bertemakan sekolahan SMA gitu, sekitar 80%-90% selalu tentang bully, ketidakadilan, korupsi sekolahan, dan pertemanan, pokoknya banyak banget pelajaran moralnya. Sedangkan kalau perhatiin Sinetron Indonesia dengan tema sekolahan SMA lebih banyak fokus pada romance!! Emang ada tentang bully dan pertemanan gitu cuma lebih difokusin ke romance yang membuat seakan-akan kehidupan sekolah SMA itu menyenangkan. Yang membuat kita, anak Indonesia selalu punya tagline: Kehidupan SMA tidak seindah di Sinetron!!

Hal ini membuat tampilan k-drama sekolahan SMA dengan tema berat itu menarik karena membuka mata kita bahwa di balik sebuah institusi bernama yayasan sekolah yang berniat baik mendidik bangsa ke arah yang lebih baik, pasti ada keburukan di dalamnya. Ya seperti bully, korupsi, dll. Itu benar-benar terjadi di real life dan relate dengan banyak orang. Mungkin karena itu, banyak sekali pesan moral yang membangun dan memberi motivasi juga pembelajaran bahkan membuka pandangan juga.

 

 

Kapan ya Sinetron Indonesia begitu?

 

 

Chill!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s